Penyebab Penyakit Gerd

Penyebab Penyakit Gerd

Penyebab Penyakit Gerd

mengeluhkan penyakit  yang biangnya berasal dari lambung. Penyakit yang sensasi nya  hampir terasa pada seluruh badan. Gejala penyakit lambung seperti ini tidak hanya dirasakan oleh orang tua bahkan mereka yang masih muda banyak terkena penyakit ini. Penyakit tersebut dikenal dengan istilah Gastro Esophageal Reflux Disease (GERD).  Seseorang yang menderita sakit GERD, akan merasakan penyakit seribu sensasi.

Orang  yang terkena penyakit ini dijamin dia akan bingung  penyakit apa yang terjadi pada dirinya.  Bahkan tidak jarang  diantara mereka menganggap penyakit ini adalah mistis misalnya kena guna-guna dan bukan penyakit biasa. Menurut pengalaman dari penderita di beberapa grup di internet, banyak penderita merasakan sakit ini dengan berbagai sensasi yang dirasakan pada sakit GERD ini. Maka dari itu wajib kita kenal dahulu bagaimana sensasi yang dirasakan akibat penyakit GERD sebelum kita ke Penyebab Penyakit GERD.

Ciri Ciri Penyakit GERD

  1. Jantung berdebar di dada, nafas pendek dan sesak nafas.
  2. Sensasi di dada sebelah kiri  terasa  nyeri  seperti terbakar ( heart burn ) hingga menusuk ke belakang (punggung). Sehingga penderita menyangka terserang penyakit jantung padahal dada nyeri karena asam lambung.,
  3. Batuk berdahak lama tidak sembuh, suara parau, nafas berbunyi, tenggorokan berat dan serak, kerongkongan iritasi, mulut terasa asam.
  4. Betis bagian bawah terasa nyeri.
  5. Kaki dan tangan kram dan bahkan ada yang merasakan sensasi kram pada bagian perut dan pinggang.
  6. Rasa ingin mengeluarkan lendir atau dahak, ketika lendir sudah keluar, nafas terasa lega.
  7. Kalau kumat, kepala juga bereaksi, terasa keliyengan, berat, dan menimbulkan efek panik.
  8. Mual ingin muntah tetapi tidak muntah.
  9. Tidak bisa mengangkat beban terlalu berat, mudah capek dan berkeringat dingin, bahkan ketika makan pun berkeringat, khususnya bagian kepala dan tangan juga dada.
  10. Telapak kaki dan tangan kadang panas dan kadang dingin.
  11. Tidak bisa makan terlalu banyak, perut sudah terasa penuh, ketika makan melebihi porsi itu, nafas terasa sesak. Akibatnya  berat badan menurun drastis.
  12. Bentuk feses tidak normal, kadang-kadang cair,  kadang-kadang berwarna hitam seperti gumpalan berwarna mirip darah dalam feses.
  13. Saat makan-makanan yang pedas dan berlemak, atau makan gorengan perut terasa nyeri sehingga penderita takut meneruskan makanannya. Akibatnya kalaupun makan hanya sedikit cenderung  hanya memilih makanan tertentu saja yang dianggap aman.
  14. Pikiran mulai panic, takut mati dan akhirnya semakin banyak berpikir negatif. Sering terkejut apabila ada suara-suara yang tiba-tiba muncul di sekitarnya meskipun tidak keras.
  15. Mulai banyak berdiam diri di rumah, takut keluar karena menghindari resiko yang tidak diinginkan, inilah faktor spikologis turut memperparah penderita penyakit GERD ini.

10 Gejala Psikomatik Tersering pada Pasien Depresi dan Cemas

 

Setelah dilakukan survey kepada sekitar 1433 orang pasien, usia antara 21 s/d 30 tahun ditemukan hal-hal sebagai berikut :

  1. Jantung berdebar-debar
  2. Perasaan tidak nyaman atau nyeri di lambung
  3. Kelelahan atau merasa kurang tenaga.
  4. Nyeri dan rasa tegang di leher dan bahu
  5. Sering merasa pusing dan sempoyongan.
  6. Kelelahan meskipun tidak sedang bekerja.
  7. Kembang atau merasa banyak gas di lambung.
  8. Rasa nyeri di dada atau dis ekitar jantung.
  9. Rasa gemetar dan bergoyang
  10. Ada suara berdengung di telinga atau kepala.

Itu tadi di atas mengenai sedikit tentang penyakit GERD, sekarang kita ke pembahasan intinya yaitu Penyebab Penyakit GERD

Penyebab GERD bervariasi dari satu orang ke orang lain. Berikut adalah beberapa faktor yang menjadi pemicu GERD.

  • Kelainan kerongkongan

Pada ujung bawah kerongkongan terdapat katup yang disebut sebagai esophageal sphincter, katup ini akan membuka saat makanan hendak memasuki lambung namun kemudian menutup untuk mencegah makanan naik lagi ke kerongkongan, kelainan pada esophageal sphincter menyebabkan makanan yang telah berada di lambung mengalir kembali ke kerongkongan sehingga menyebabkan apa yang disebut GERD.

  • Hernia hiatal

Dada dipisahkan dari perut dengan sebuah sekat otot yang disebut diafragma, esophageal sphincter terletak pada level yang sama seperti diafragma, namun dalam beberapa kasus, perut bagian atas, yang melekat pada ujung bawah kerongkongan, bergerak ke atas diafragma, dalam kasus normal, diafragma dan esophageal sphincter sama-sama mencegah aliran makanan kembali ke kerongkongan.

Tapi pada orang dengan hernia hiatus, daya penahan ini berkurang karena keduanya berada dalam level yang berbeda, Akibatnya, makanan yang sudah masuk lambung bisa mengalir kembali ke kerongkongan.

  • Kehamilan

Sebagian wanita umum mengalami GERD selama kehamilan, tekanan tambahan pada perut seiring dengan pertumbuhan janin menyebabkan arus balik isi lambung ke kerongkongan, Penyebab lain, peningkatan kadar hormon selama kehamilan akan melemahkan fungsi esophageal sphincter, Dalam hampir semua kasus, keluhan ini akan hilang dengan sendirinya setelah melahirkan.

  • Merokok dan Gastroparesis

Merokok berpotensi berkontribusi pada risiko GERD, merokok akan memicu kerusakan pada selaput lendir, meningkatkan sekresi asam, melemahkan esophageal sphincter bagian bawah, serta mengurangi produksi air liur yang memiliki efek menetralkan asam, gastroparesis adalah kondisi di mana makanan tetap dalam lambung lebih lama dari waktu normal, gastroparesis memperpanjang waktu makanan berada dilambung dan dengan demikian memperburuk gejala GERD.

  • Makanan

Beberapa makanan dan kebiasaan makan dapat memicu gejala GERD, berbaring setelah makan makanan berat dapat menyebabkan jantung terasa terbakar. Konsumsi berlebihan cokelat, bawang putih dan bawang merah, kopi atau teh, alkohol, tomat, mint, minuman bersoda dan makanan pedas berpotensi memicu munculnya gejala GERD. Obesitas juga berkontribusi karena menyebabkan tekanan tambahan pada perut. Makan berlebihan, stres, dan diet tinggi garam dan lemak juga mengakibatkan munculnya gejala penyakit ini. GERD dapat dikontrol dengan mengubah gaya hidup. Hindari merokok, makanan berlemak, makan berlebih, dan konsumsi alkohol.

Bagaimana untuk anda yang sudah kena serangan GERD? Tenang kami punya solusi, ada Obat Herbal yang mampu menyembuhkan GERD dengan cepat, silahkan klik Disini.

 

Baca juga : Gejala Penyakit GERD

Posted By : Ilyas Ruhiyat – Obat Gerd 07 Februari 2017 11:06:23

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *